Jenis-Jenis OSS (Open Source Software)

OSS / Open Source Software adalah istilah yang digunakan untuk software yang membuka/membebaskan source codenya untuk dilihat oleh orang lain dan membiarkan orang lain mengetahui cara kerja software tersebut dan sekaligus memperbaiki kelemahan-kelemahan yang ada pada software tersebut. Dan yang menarik dan salah satu keunggulannya adalah bahwa Open source software dapat diperoleh dan digunakan secara gratis tanpa perlu membayar lisensi. Biasanya orang mendapatkan software ini dari internet.

Nah… ternyata, ada banyak loh kategorinya dari si OSS ini …
apa aja ??
cekidot !! 😀

1. Sistem Operasi (Operating System)

Seperti yang kita tau, Sistem Operasi yang berbasis Open Source adalah Linux (Bukan windows loh ya :D)
adalah nama yang diberikan kepada sistem operasi komputer bertipe Unix. Linux merupakan salah satu contoh hasil pengembangan perangkat lunak bebas dan sumber terbuka utama. Seperti perangkat lunak bebas dan sumber terbuka lainnya pada umumnya, kode sumber. Linux dapat dimodifikasi, digunakan dan didistribusikan kembali secara bebas oleh siapa saja.

btw… buat yang belum terlalu familiar sama linux, si Linux ini punya banyak distro loh…
ada :
-Ubuntu
-Red Hat
-Mandriva
-CentOS
-Fedora
-Blankon
-DEBIAN
-OpenSUSE

Source : http://computer-ciber.blogspot.com/2014/06/sistem-operasi-open-source-dan-close.html

Sedikit Penjelasan Mengenai linux, disini penulis (berhubung minim pengetahuan :D) mencoba menjelaskan salah satu distro linux yang paling banyak digunakan sampai sekarang, Yaitu Ubuntu 😀

Ubuntu (play /ʊˈbʊntuː/) merupakan salah satu distribusi Linux yang berbasiskan Debian dan didistribusikan sebagai perangkat lunak bebas. Nama Ubuntu berasal dari filosofi dari Afrika Selatan yang berarti “kemanusiaan kepada sesama”[6]. Ubuntu dirancang untuk kepentingan penggunaan pribadi, namun versi server Ubuntu juga tersedia, dan telah dipakai secara luas.Proyek Ubuntu resmi disponsori oleh Canonical Ltd. yang merupakan sebuah perusahaan yang dimiliki oleh pengusaha Afrika Selatan Mark Shuttleworth. Tujuan dari distribusi Linux Ubuntu adalah membawa semangat yang terkandung di dalam filosofi Ubuntu ke dalam dunia perangkat lunak. Ubuntu adalah sistem operasi lengkap berbasis Linux, tersedia secara bebas, dan mempunyai dukungan baik yang berasal dari komunitas maupun tenaga ahli profesional

Source : http://www.ubuntu.com/

Selain itu, Sistem Operasi yg berbasis OSS ada :

-Open BSD
-Free BSD
-Open Solaris dan Solaris
-Android
-Unix
-MINIX
-BSD (Berkeley Software Distribution)
-Menuet OS
-Google Chrome OS
-BSD/OS
-Darwin OS
-FreeBSD
-NetBSD
-OpenBSD

*untuk penjelasannya Bisa cek di : https://harisnabu.wordpress.com/2013/05/11/sistem-operasi-open-source/
😀

2. Word Processor

Word Processor atau…… yah bilang aja pengolah kata (aplikasi macam ms.word lah :””D) ternyata ada yang berbasis Open Source loh…. 😀
enak ya.. bisa makeknya gratisan, tanpa perlu takut ketahuan bajakan… hehhehe 😀 //back to topic

Q : emang ada bro ? OvO
A : ya ada lah…. contohnya ada apache, sama libre Office … 😀

Ok, daripada penasaran, langsung aja ya 😀

– Apache

Apache OpenOffice (atau lebih dikenal dengan OpenOffice.org) adalah sebuah paket aplikasi perkantoran berbasis open source yang dapat diperoleh secara gratis. Paket tersebut termasuk komponen-komponen pengolah kata (word processor), lembar kerja (spreadsheet), presentasi, ilustrasi vektor, dan gudang data (database). Apache OpenOffice ditujukan sebagai saingan bagi Microsoft Office dan dapat dijalankan di atas berbagai platform, di antaranya Windows, Solaris, Linux, dan Mac OS X. Apache OpenOffice mendukung standar dokumen terbuka untuk pertukaran data, dan dapat digunakan tanpa biaya.Apache OpenOffice dibuat berdasarkan kode dari StarOffice, sebuah office suite yang dikembangkan oleh StarDivision dan diakuisisi oleh Sun Microsystems pada Agustus 1999, yang kemudian diakuisisi oleh Oracle pada tahun 2010. Pada tahun 2011, proyek ini dikembangkan oleh Apache Software Foundation. Kode sumber dari suite ini dilepas sebagai proyek sumber terbuka pada Juli 2000, dengan tujuan mendobrak dominasi pasar dari Microsoft Office dengan menyediakan pilihan yang berbiaya rendah, berkualitas tinggi, dan terbuka. Kode asal untuk suite aplikasi ini tersedia dibawah dua lisensi perangkat lunak yang berbeda: LGPL dan SISSl; dari versi 2.0 sampai versi 3.3, dia hanya tersedia di bawah LGPL; dari versi 3.4, dia tersedia di bawah Apache License.

Source : http://openoffice.org/

– LibreOffice

LibreOffice (bukan MSOffice loh ya :D) adalah sebuah paket aplikasi perkantoran yang kompatibel dengan aplikasi perkantoran seperti Microsoft Office atau OpenOffice.org dan tersedia dalam berbagai platform. Tujuannya adalah menghasilkan aplikasi perkantoran yang mendukung format ODF tanpa bergantung pada sebuah pemasok dan keharusan mencantumkan hak cipta. Nama LibreOffice merupakan gabungan dari kata Libre (bahasa Spanyol dan Perancis yang berarti bebas) dan Office (bahasa Inggris yang berarti kantor).Sebagai sebuah perangkat lunak bebas dan gratis, LibreOffice bebas untuk diunduh, digunakan, dan didistribusikan. LibreOffice merupakan proyek pengembangan dari OpenOffice.org yang sejak tahun 2010 sudah diakuisisi oleh Oracle. Semua fitur yang ada di OpenOffice ada pula di LibreOffice tetapi ke depannya akan dikembangkan secara lebih terbuka dan mandiri karena dibawah naungan pengembang nirlaba.

Source : http://www.libreoffice.org/

3. Web Server

Untuk Web Server, ada juga yang berbasis Open Source, misal ya (yang penulis tau xD) ada Apache Server HTTP, Nginx, Cherokee, Tornado, Lighttpd, WampServer, Roxen.

jadi langsung aja ya ! ke penjelasan singkatnya mengenai salah satu Web server berbasis Open source, yaitu Server HTTP Apache 😀

Server HTTP Apache adalah server web yang dapat dijalankan di banyak sistem operasi (Unix, BSD, Linux, Microsoft Windows dan Novell Netware serta platform lainnya) yang berguna untuk melayani dan memfungsikan situs web. Protokol yang digunakan untuk melayani fasilitas web/www ini menggunakan HTTP.Apache memiliki fitur-fitur canggih seperti pesan kesalahan yang dapat dikonfigur, autentikasi berbasis basis data dan lain-lain. Apache juga didukung oleh sejumlah antarmuka pengguna berbasis grafik (GUI) yang memungkinkan penanganan server menjadi mudah.

Apache merupakan perangkat lunak sumber terbuka dikembangkan oleh komunitas terbuka yang terdiri dari pengembang-pengembang dibawah naungan Apache Software Foundation.

*note : Server HTTP Apache, dengan Apache OpenOffice itu berbeda developer softwarenya.. lol*

Source : http://httpd.apache.org/

4. Programming Language

Programming Language atau Bahasa pemrograman, itu adalah bahasa yang digunakan untuk memberikan intruksi standar pada sebuah komputer *bukan buat ngomong sama manusia loh ya :D*
Nah, Bahasa pemrograman ini ya jelas lah open source, kita bebas mau membuat aplikasi dari bahasa pemrograman tsb…. hehhehe 😀

Q : Ada apa aja sih Bahasa pemrograman itu ?
A : umm… ada Java, HTML, PHP dll :”D *taunya tjuman itu aja :”’v*

coba kita bahas beberapa dulu deh… 😀

– Java

Java (kek nama pulau ya 😀 hhehe...)adalah bahasa pemrograman yang dapat dijalankan di berbagai komputer termasuk telepon genggam. Bahasa ini awalnya dibuat oleh James Gosling saat masih bergabung di Sun Microsystems saat ini merupakan bagian dari Oracle dan dirilis tahun 1995. Bahasa ini banyak mengadopsi sintaksis yang terdapat pada C dan C++ namun dengan sintaksis model objek yang lebih sederhana serta dukungan rutin-rutin aras bawah yang minimal. Aplikasi-aplikasi berbasis java umumnya dikompilasi ke dalam p-code (bytecode) dan dapat dijalankan pada berbagai Mesin Virtual Java (JVM).Java merupakan bahasa pemrograman yang bersifat umum/non-spesifik (general purpose), dan secara khusus didisain untuk memanfaatkan dependensi implementasi seminimal mungkin. Karena fungsionalitasnya yang memungkinkan aplikasi java mampu berjalan di beberapa platform sistem operasi yang berbeda, java dikenal pula dengan slogannya, “Tulis sekali, jalankan di mana pun”. Saat ini java merupakan bahasa pemrograman yang paling populer digunakan, dan secara luas dimanfaatkan dalam pengembangan berbagai jenis perangkat lunak aplikasi ataupun aplikasi berbasis web.

Source : http://www.java.com/en/

– PHP

PHP adalah singkatan dari “PHP: Hypertext Prepocessor” (bukan Pemberi Harapan Palsu ya 😀), yaitu bahasa pemrograman yang digunakan secara luas untuk penanganan pembuatan dan pengembangan sebuah situs web dan bisa digunakan bersamaan dengan HTML. PHP diciptakan oleh Rasmus Lerdorf pertama kali tahun 1994. Pada awalnya PHP adalah singkatan dari “Personal Home Page Tools”. Selanjutnya diganti menjadi FI (“Forms Interpreter”). Sejak versi 3.0, nama bahasa ini diubah menjadi “PHP: Hypertext Prepocessor” dengan singkatannya “PHP”. PHP versi terbaru adalah versi ke-5. Berdasarkan survey Netcraft pada bulan Desember 1999, lebih dari sejuta site menggunakan PHP, di antaranya adalah NASA, Mitsubishi dll.

Source : http://www.php.net/

5. Database Management System

Database Management System atau Sistem Manajemen Basis Data, dari namanya kita udah tau ya software yang bergerak di bidang ini berfungsi untuk mengatur atau memanajemen sebuah database.

Apa sih database itu ? OvO

nah, sedikit penjelasan mengenai database / basis data itu merupakan kumpulan data yang disimpan secara sistematis di dalam komputer dan dapat diolah atau dimanipulasi menggunakan perangkat lunak (program aplikasi) untuk menghasilkan informasi. Pendefinisian basis data meliputi spesifikasi berupa tipe data, struktur, dan juga batasan-batasan data yang akan disimpan. Basis data merupakan aspek yang sangat penting dalam sistem informasi dimana basis data merupakan gudang penyimpanan data yang akan diolah lebih lanjut. Basis data menjadi penting karena dapat menghidari duplikasi data, hubungan antar data yang tidak jelas, organisasi data, dan juga update yang rumit.

Jadi apa aja sih softwarenya yang dipakai untuk mengolah database ?
Oke.. Oke.. kita jelasin secara ringkas satu-satu ya 😀

-MySQL

MySQL adalah sebuah perangkat lunak sistem manajemen basis data SQL (bahasa Inggris: database management system) atau DBMS yang multithread, multi-user, dengan sekitar 6 juta instalasi di seluruh dunia. MySQL AB membuat MySQL tersedia sebagai perangkat lunak gratis dibawah lisensi GNU General Public License (GPL), tetapi mereka juga menjual dibawah lisensi komersial untuk kasus-kasus dimana penggunaannya tidak cocok dengan penggunaan GPL.Tidak sama dengan proyek-proyek seperti Apache, dimana perangkat lunak dikembangkan oleh komunitas umum, dan hak cipta untuk kode sumber dimiliki oleh penulisnya masing-masing, MySQL dimiliki dan disponsori oleh sebuah perusahaan komersial Swedia MySQL AB, dimana memegang hak cipta hampir atas semua kode sumbernya. Kedua orang Swedia dan satu orang Finlandia yang mendirikan MySQL AB adalah: David Axmark, Allan Larsson, dan Michael “Monty” Widenius.

Source : http://dev.mysql.com/

-PostgreSQL

PostgreSQL adalah sebuah sistem basis data yang disebarluaskan secara bebas menurut Perjanjian lisensi BSD. Piranti lunak ini merupakan salah satu basis data yang paling banyak digunakan saat ini, selain MySQL dan Oracle. PostgreSQL menyediakan fitur yang berguna untuk replikasi basis data. Fitur-fitur yang disediakan PostgreSQL antara lain DB Mirror, PGPool, Slony, PGCluster, dan lain-lain.PostgreSQL adalah sistem database yang kuat untuk urusan relasi, open source. Memiliki lebih dari 15 tahun pengembangan aktif dan sudah terbukti segala rancangan arsitekturnya telah mendapat reputasi tentang “kuat”, “handal”, “integritas data”, dan “akurasi data”.

Source : http://www.postgresql.org/

6. Network Monitoring System

Ya, sesuai namanya yaitu Network Monitoring System, kita mungkin sudah bisa ngebayangin maksudnya apa….. 😀
nah !! untuk memonitoring kinerja suatu jaringan, ya baik dari segi traffic data jaringan, ataupun alamat yang diakses oleh pengguna…

Sedikit menjelaskan tentang NMS, NMS merupakan sub sistem dari manajemen jaringan, melibatkan penggunaan perangkat lunak dan perangkat keras. Perangkat lunak digunakan sebagai sistem yang mengelola proses pemantauan terhadap fungsi dan kinerja jaringan yang meliputi kepadatan dan lalu lintas dalam ukuran penggunaan lebar pita saluran data (bandwidth), pada sistem yang lebih kompleks, proses monitoring ini dapat dikembangkan sampai kepada penggunaan sumber daya, seperti sistem up/down, utilisasi CPU dan memory, serta manajemen port.

Sesudah membahas sedikit tentang NMS nya, sekarang penulis ingin membahas tentang software yang bergerak *ce’ile* dibidang ini, dan pastinya  berbasis Open source 😀

-Nagios

Nagios adalah tool network monitoring system open source yang terbaik. Nagios bersifat modular, mudah digunakan, dan memiliki skalablitas tinggi.
Modul atau plugin pada nagios sangat simple Anda pun dapat membuatnya guna melengkapi system checking pada nagios sesuai dengan kebutuhan Anda. awalnya didesain untuk berjalan pada sistem operasi  Linux, namun dapat juga berjalan dengan baik hampir disemua  sistem operasi unix.

source : http://www.nagios.org/

-Wireshark

Wireshark merupakan salah satu tools atau aplikasi “Network Analyzer” atau Penganalisa Jaringan. Penganalisaan Kinerja Jaringan itu dapat melingkupi berbagai hal, mulai dari proses menangkap paket-paket data atau informasi yang berlalu-lalang dalam jaringan, sampai pada digunakan pula untuk sniffing (memperoleh informasi penting seperti password email, dll). Wireshark sendiri merupakan free tools untuk Network Analyzer yang ada saat ini. Dan tampilan dari wireshark ini sendiri terbilang sangat bersahabat dengan user karena menggunakan tampilan grafis atau GUI (Graphical User Interface).

source : http://www.wireshark.org/

7. Proxy Management

Proxy management, berfungsi untuk memanajemen proxy yang digunakan pada sebuah jaringan, ya misal untuk memberikan hak akses pada user yang ingin mengakses beberapa site tertentu, jadi bisa dibilang proxy adalah sebuah gateway yang menjembatani sebuah komputer ke web server.

setelah ngebahas sedikit mengenai Proxy management *meskipun penjelasannya rada kurang jelas*.
Penulis akan membahas beberapa mengenai software apa aja yang khusus untuk proxy management ini… 😀

-Lightsquid

Lightsquid merupakan proxy squid analizer yang berbasis web, atau lebih tepatnya tools yang digunakan untuk menganalisa log dari user yang menggunakan squid kita yang datanya diambil oleh lightsquid dari squid (access.log), instalasi dari lightsquid ini juga relatif mudah.
Squid adalah sebuah daemon yang digunakan sebagai proxy server dan web cache. Squid memiliki banyak jenis penggunaan, mulai dari mempercepat server web dengan melakukan caching permintaan yang berulang-ulang, caching DNS, caching situs web, dan caching pencarian komputer di dalam jaringan untuk sekelompok komputer yang menggunakan sumber daya jaringan yang sama, hingga pada membantu keamanan dengan cara melakukan penyaringan (filter) lalu lintas. Meskipun seringnya digunakan untuk protokol HTTP dan FTP, Squid juga menawarkan dukungan terbatas untuk beberapa protokol lainnya termasuk Transport Layer Security (TLS), Secure Socket Layer (SSL), Internet Gopher, dan HTTPS. Versi Squid 3.1 mencakup dukungan protokol IPv6 dan Internet Content Adaptation Protocol (ICAP).Squid umumnya didesain untuk berjalan di atas sistem operasi mirip UNIX, meski Squid juga bisa berjalan di atas sistem operasi Windows. Karena dirilis di bawah lisensi GNU General Public License, maka Squid merupakan perangkat lunak bebas.

Source : http://www.squid-cache.org/

-Git

Git adalah perangkat lunak pengontrol versi atau proyek manajemen kode perangkat lunak yang diciptakan oleh Linus Torvalds, yang pada awalnya ditujukan untuk pengembangan kernel Linux. Desain Git terinspirasi oleh BitKeeper dan Monotone. Git pada awalnya hanya dirancang sebagai mesin tingkat rendah yang dapat digunakan oleh tampilan muka (front end) lain seperti Cogito atau StGIT. Namun selanjutnya proyek inti Git telah berkembang menjadi pengontrol revisi lengkap yang dapat digunakan langsung. Saat ini, beberapa perangkat lunak terkenal menggunakan Git sebagai pengontrol revisinya, antara lain kernel Linux, Server X.org, pengembangan inti OLPC (One Laptop per Child), serta kerangka kerja web Ruby on Rails.

Source : http://git-scm.com/

8.CMS (Content Management System)

Content Management System, merupakan aplikasi web atau Software Web yang berisikan template untuk mengelola isi halaman web secara mudah. Penggunaan Content Management System tidak memerlukan pengetahuan pemrograman web yang handal karena proses instalasi dan cara penggunaannya sudah user friendly. CMS sendiri ada yang dibuat khusus menyesuaikan kasus yang ada dan biasanya berbayar dan ada yang berupa template instan yang fungsionalitasnya dibuat dengan menyeuaikan pada beberapa proses bisnis yang ada didunia nyata yang dapat digunakan secara gratis.

Salah satu contohnya dari Software web ini adalah Drupal …. 😀

Q : eh, Drupal ? baru denger gue …. apaan tuh ?
A : Iyee.. sabar.. ini mau dijelasin kok
😀

Jadi berikut penjelasan ringkas mengenai Drupal~

-Drupal

Drupal adalah sebuah perangkat lunak sistem manajemen konten yang bebas dan terbuka yang di distribusikan dibawah lisensi GPL, pengembangan dan perawatannya dilakukan oleh ribuan komunitas pengguna dan pengembang di seluruh dunia. Dibuat dengan bahasa pemrograman PHP, Drupal dapat dipasang pada beberapa jenis database seperti MySQL, PostgreSQL, SQLite,MariaDB dan juga MsSQL. Web server yang mendukung diantaranya Apache, Nginx, IIS yang berjalan pada sistem operasi Cross-platform seperti Microsoft Windows, Mac OS X, Linux dan FreeBSD. Drupal dapat diunduh secara bebas dan dapat digunakan secara bebas, sehingga memungkinkan setiap orang baik secara individu maupun komunitas untuk mempublikasi, mengatur, mengelola dan mengorganisir berbagai jenis dari isi/konten pada website. Kemampuannya tidak sekedar sebagai CMS, namun dengan modul API-nya Drupal juga dapat digunakan sebagai CMF dalam membangun aplikasi berbasis Web.

Selain Drupal, ada juga sih yang lain, misalkan Alfresco, Mambo, Drupal, AuraCMS…
cuman, buat penjelasannya mungkin menyusul… 😀 *penulisnya belom googling lagi hhehe*

Source : http://procms.blogspot.com/2012/09/beberapa-macam-jenis-cms-open-source.html
Source : http://drupal.org/

8.Cloud Storage

Cloud Storage, merupakan media penyimpanan digital dimana kita gak perlu lagi menyiapkan perangkat penyimpanan khusus semacam harddisk dll.
kita hanya perlu menggunakan perangkat yang ada, dan pastinya memerlukan koneksi internet.
dengan menggunakan server virtual, kita tidak perlu lagi khawatir dengan data-data yang ada pada harddisk kita, karena server virtual ini berfungsi sebagai tempat menyimpan data-data tersebut, mungkin kita mengenal mediafire, tusfiles, dll. merupakan contoh dari cloud storage.

OK… langsung ke pembahasan mengenai salah satu Cloud Storage yang berbasis Open Source… 😀

-OwnCloud

OwnCloud merupakan suatu perusahaan dengan proyeknya yaitu ownCloud project. Slogan perusahaan ini adalah Your Cloud, Your Data, Your Way!. ownCloud yang merupakan salah satu perangkat lunak berbagi berkas gratis dan bebas seperti Dropbox, menyediakan pengamanan yang baik, memiliki tata cara yang baik bagi pengguna aplikasi untuk membagi dan mengakses data yang secara lancar terintegrasi dengan perangkat teknologi informasi yang tujuannya mengamankan, melacak, dan melaporkan penggunaan data.ownCloud menempatkan kontrol kepada pengguna teknologi informasi itu sendiri dan juga menawarkan penyedia layanan, pusat dan bagian transmisi yang berfungsi untuk menyediakan solusi sinkronisasi dan berbagi bagi pengguna. ownCloud memberikan akses terhadap berkas-berkas secara universal dengan menggunakan antarmuka jaringan atau WebDAV.

Source : https://owncloud.org/

9.DNS (Domain Name System)

DNS, merupakan sebuah sistem yang menyimpan informasi tentang nama host maupun nama domain dalam bentuk basis data tersebar (distributed database) di dalam jaringan komputer, misalkan ya Internet.
DNS menyediakan alamat IP untuk setiap nama host dan mendata setiap server transmisi surat (mail exchange server) yang menerima surat elektronik (email) untuk setiap domain.
DNS bisa dibilang berfungsi untuk mengidentifikasi setiap komputer sebagai titik dalam suatu jaringan Internet yang menggunakan bantuan sistem protokol internet adress untuk menerjemahkan dari suatu nama domain ke IP dan begitu juga sebaliknya.

Salah satu contohnya dari DNS yang berbasis Open Source adalah Bind9.

Q : Bind9 ?
A: Iya, ini mau dibahas, nanti pasti rada ngerti kok… 😀

-Bind9

Bind9 (Berkeley Internet Name Domain versi 9) adalah salah satu aplikasi linux yang sangat populer sebagai DNS Server, dan hampir disemua distro linux menggunakanya. Selain itu, dalam konfigurasinya pun cukup mudah untuk dimengerti, khususnya bagi kita yang masih pemula.

Source : https://www.isc.org/downloads/bind/

-Unbound

Unbound adalah DNS Server seperti BIND, tujuan pemasangan DNS local yaitu resol internetnya lebih cepat, misalnya akses detik time request yang sebelumnya 25sec setelah melalui DNS local menjadi 2sec.

Source : https://www.unbound.net/

Selain Unbound & Bind9, ada beberapa lagi sih, seperti, Posadis, Pdnsd, Cisco network panitera, Domain nama relay daemon (DNRD), Geografis DNS daeom (gdnsd), Yadifa, Yaku-NS. 😀

10.Framework Programming

Framework programming, merupakan sebuah software untuk memudahkan para programmer membuat aplikasi atau web yang isinya adalah berbagai fungsi, plugin, dan konsep sehingga membentuk suatu sistem tertentu. Dengan menggunakan framework, sebuah aplikasi akan tersusun dan terstruktur dengan rapi.

Contoh dari software open source yang khusus untuk Framework programming adalah CodeIgniter….
berikut pembahasannya~

-CodeIgniter

CodeIgniter adalah aplikasi open source yang berupa framework dengan model MVC (Model, View, Controller) untuk membangun website dinamis dengan menggunakan PHP. CodeIgniter memudahkan developer untuk membuat aplikasi web dengan cepat dan mudah dibandingkan dengan membuatnya dari awal. CodeIgniter dirilis pertama kali pada 28 Februari 2006.Framework secara sederhana dapat diartikan kumpulan dari fungsi-fungsi/prosedur-prosedur dan class-class untuk tujuan tertentu yang sudah siap digunakan sehingga bisa lebih mempermudah dan mempercepat pekerjaan seorang programer, tanpa harus membuat fungsi atau class dari awal.

Selain Codeigniter, ada lagi yang lain …. ummm kek, Node.js, SYMFONY, ZEND FRAMEWORK, CakePHP, Zend, Kohana dll….

Source : https://sheteeguh.wordpress.com/materi-matematika/framework-php/
Source : http://ellislab.com/codeigniter

Sekian penjelasan dari kita, mengenai berbagai macam jenis OSS… 😀
mohon maaf apabila yang kami sampaikan masih ada yang kurang…. hehehe

Iklan

2 thoughts on “Jenis-Jenis OSS (Open Source Software)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s